Menyoroti kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat, Yayasan Mandhala Senom kembali menunjukkan komitmen kepeduliannya melalui program bakti sosial yang digerakkan oleh ketua dan para anggota relawan. Yayasan yang berprinsip kerelawanan ini didirikan pada 15 Februari 2015, mempunyai 4 divisi utama, yaitu: bidang pendidikan, sosial, literasi, dan DCMS. Kegiatan rutinan yang dilangsungkan tiap minggu berupa: warung sedekah, pembagian sembako, taman baca, bimbingan belajar dan tahfidz gratis, dan masih banyak lagi
Mengawali Februari 2026 ini, mereka sukses menyalurkan bantuan berupa baju layak pakai kepada warga desa yang serta mendistribusikan 100 kardus air minum kemasan di 20 titik masjid area Pamekasan.
Memasuki tanggal 8 Februari 2026, kegiatan sosial berupa penyaluran baju layak pakai memusatkan di Desa Bajur, Kecamatan Waru, Pamekasan. Merupakan salah satu daerah asal relawan, sehingga memudahkan prosedur utama dalam menyurvei lokasi agar tepat sasaran. Lalu, turun langsung untuk mendistribusikan baju layak pakai dari hasil donasi. Pembagian diadakan di dua titik lokasi rumah warga desa. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh puluhan warga yang berkumpul “Alhamdulillah, bajunya masih bagus-bagus. Saya mengambil mukenah juga untuk sholat.” — salah satu warga, penerima bantuan. Tak hanya berbagi kebaikan dan perhatian, kegiatan ini bermanfaat dalam mengurangi limbah tekstil sekaligus membantu masyarakat setempat yang kurang mampu dan jauh dari jangkauan tempat perbelanjaan.
Ketua komunitas Mandhala Senom, Ach. Rofiqi menyampaikan rasa syukur atas
kelancaran berbagai program yang sudah terlaksana. Bahwa kegiatan ini merupakan
bagian dari komitmen yayasan yang digerakkan oleh anak muda yang ingin terlibat
aktif dalam aksi sosial untuk terus hadir di tengah masyarakat, dan agar
menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi. Bukan persoalan besar-kecilnya bantuan, tetapi konsistensi berbagi dan menebar benih kebermanfaatan.



Komentar
Posting Komentar