Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Sujud dan Kesombongan, Sudahkah Kita Memaknainya?

Sudah lama saya tidak menulis untuk blog Mandhala Senom karena bingung apa yang mau dibahas. Nah, sebenernya tulisan ini adalah penjelasan lanjut dari postingan saya di twitter pada 6 Septemberm2019 lalu Maaf ya kalau bahasanya terkesan kasar atau bernada arogan, tapi mari kita coba bedah postingan tersebut. Makna Kesombongan dan Batasannya Menurut teman-teman, sombong itu apa? Apakah yang secara terang-terangan bilang ”Ah, kamu nggak ada apa-apanya ketimbang aku!” atau ”Gini aja? Easy peasy nggak sih?”. Eits, nyatanya ada loh yang ngak terang-terangan ngungkapin namun masuk ke sombong. Menurut KBBI, sombong adalah menghargai diri secara berlebihan;congkak; pongah. Menurut Imam Al-Gazali yang dikutip dari laman berikut , sombong adalah sifat seseorang yang memandang orang lain hina, hanya dia yang mulia dan mempunyai kebesaran. Berdasarkan 2 definisi tersebut, sombong dijelaskan hanya secara pengertiannya saja tidak mencangkup cara untuk mengungkapkannya, apakah terang-terangan ata...

MANDHALA SENOM MENANAM EMPATI: MERESAPI PESTA BABI DI TANAH PAPUA

Pamekasan, Jawa Timur. Malam itu, di sudut ruang basecamp Mandhala Senom, puluhan pasang mata tertuju pada satu titik yang sama, yaitu sebuah layar besar yang menampilkan hamparan hutan Papua yang hijau sebagai paru-paru dunia yang kini sedang sesak. Kita tidak sedang menonton sebuah adegan fiksi, tetapi kita sedang menyaksikan sebuah kenyataan yang jarang didengar oleh kebanyakan orang. “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” adalah sebuah dokumenter hasil kolaborasi Watchdoc, Ekspedisi Indonesia Baru, dan beberapa organisasi sipil yang memotret realitas pahit di ujung timur Indonesia. Selaras dengan pernyataan yang disampaikan oleh saudara Gafi, salah satu relawan Mandhala Senom, yang menyatakan bahwa “ Mungkin film ini cukup provokatif, tapi saya harap teman-teman tidak benci. Cukuplah kita kritis terhadap situasi yang ada, dan bisa menumbuhkan rasa empati kita.” Memilih film ini untuk disaksikan dan dihayati oleh relawan, bahkan masyarakat umum,bertujuan untuk menunjukkan perspe...

Selective Emphathy: Ketika dunia hilang nurani

 Halo, salam hangat untuk teman-teman sekalian yang membaca, semangat menjalankan ibadah puasa. Adanya tulisan ini karena ketidaksengajaan si penulis membaca beberapa postingan di Instagram beberapa hari lalu. Postingan-postingan monyet kecil berasal dari kebun binatang di Jerman bernama Punch yang menemukan kenyamanan pada boneka orangutan, karena dihiraukan oleh induknya. Foto dan videonya sangat cepat sekali tersebar. Banyak media Barat yang menyoroti, kesedihannya menyentuh hati yang memicu gelombang empati global masif. Hal ini cukup menarik, kita bisa tergerak oleh mahluk hidup yang bahkan beda spesies dari kita. Meanwhile, disaat yang sama,  tragedi kemanusiaan yang berlangsung di Palestina sering kali tidak mendapatkan sorotan emosional yang sebanding dalam banyak media arus utama Barat. R ibuan anak-anak Palestina tanpa Ayah-Ibu menjadi yatim-piatu, kehilangan rasa aman hingga menanggung trauma parah. Tapi minim sekali media barat yang menyoroti anak-anak Palestina t...

Generalis vs Spesialis: Emang dikotomi seperti itu penting?

  Teman-teman pasti sudah sering mendengar atau mungkin baca tentang kedua hal tersebut. Generalis berarti dia yang menguasai skill umum tapi tidak sampai mendalam, sedangkan spesialis berarti dia yang menguasai skill tertentu dan ahli sampai mendalam. Kali ini, penulis coba break down hal tersebut yang tentunya berdasarkan opini dan pengalaman yang penulis alami. Halo, namaku Nouval sebagai salah satu relawan Mandhala Senom yang saat ini aktif tergabung dalam divisi pendidikan dan Taman Baca Masyarakat (TBM). Dunia punya berbagai masalah teman-teman yang mengharuskan kita untuk harus adaptif. Kemampuan survival mutlak harus diperlukan karena Pak Darwin dalam bukunya ”The Origin of Species” bilang bahwa ”…yang paling bisa menyesuaikan dirilah yang sanggup bertahan hidup” sehingga kita perlu banyak tau terhadap berbagai masalah di dunia beserta cara untuk menyelesaikannya. Disinilah pola pikir seorang generalis diperlukan. Penulis berpendapat, kemampuan matematika dasar dan lite...