Manakala kebanyakan orang sudah tertidur lelap, bapak sopir masih berkutat dengan pekerjaannya yang belum selesai itu. Terlebih yang diantar adalah orang yang sudah tiada. Benar. Dia adalah sopir ambulan. Orang yang sering terlibat dalam hal-hal darurat. Korban kecelakaan, pasien kritis, bahkan mengantar jenazah. Malam itu dia mendapat tugas mengantar jenazah ke rumah keluarganya. Karena rekan kerja berhalangan hari itu, dan pihak keluarga yang entah mengapa tidak ikut mengantar. Terpaksalah ia menjadi satu-satunya orang yang menemani jenazah tersebut. Dibilang takut, tentu saja iya. Tapi, karena ini bukan pertama kalinya berdua dengan jenazah, rasa takut sudah hampir tidak ada. Ditambah ini memang tuntutan pekerjaannya. Tidak seperti biasanya, di hari itu ada sesuatu yang berbeda. Ada sesuatu yang janggal. Hal-hal berbau mistis tersebut sudah menjadi makanannya sehari-hari. Contohnya seperti saat ini, ketika dia tiba-tiba mencium bau bunga melati dan mendengar suara seseorang me...
Website MANDHÂLÂ SÈNOM merupakan ruang berbagi cerita, gagasan, dan aksi. Melalui laman ini, kami menghadirkan berbagai tulisan mulai dari berita kegiatan, artikel argumentatif, esai reflektif, puisi, hingga cerpen. Website ini menjadi wadah ekspresi relawan sekaligus dokumentasi perjalanan MANDHÂLÂ SÈNOM dalam bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan sebagai upaya menumbuhkan kepedulian, kreativitas, dan semangat berbagi manfaat.